Lewat Pasar Ramadan, TP PKK Kecamatan Rowokangkung Perkuat Promosi Produk Lokal Desa

  • Mar 06, 2026
  • Yanuar Dwi

KIM Desa Rowokangkung - Pasar Ramadan Lumajang 2026 kembali menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar di sisi timur Alun-Alun Lumajang ini menghadirkan beragam stan dari pelaku UMKM, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan yang ikut meramaikan suasana Ramadan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah TP PKK Kecamatan Rowokangkung. Melalui stan bazar yang mereka kelola, TP PKK menghadirkan berbagai produk IKM dan UMKM lokal dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Rowokangkung.

Koordinator TP PKK Kecamatan Rowokangkung, Vicke Dwi Juliati, SH, mengatakan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam Pasar Ramadan ini sekaligus menjadi sarana untuk menampilkan produk unggulan dari setiap desa melalui konsep “Pojok PKK”.
“Setiap desa menghadirkan Pojok PKK yang berisi produk unggulan dari masing-masing desa di Kecamatan Rowokangkung. Produk-produk tersebut kami tampilkan di Pasar Ramadan ini agar lebih dikenal masyarakat luas,” ujarnya saat memberikan keterangan di sela acara (6/2/2026).

Beragam produk lokal dipamerkan dalam stan tersebut. Dari Desa Sumbersari, misalnya, ditampilkan produk krim kacang dan kacang plencetan. Sementara Desa Rowokangkung menghadirkan opak gepit dan sambel pecel jedir yang menjadi salah satu kuliner khas desa tersebut.

Selain itu, Desa Nogosari turut memamerkan kerupuk rambak dan kerupuk tempe, sedangkan Desa Kedungrejo menghadirkan camilan kuping gajah serta stik keju. Produk lain yang tidak kalah menarik juga datang dari Desa Sumberanyar dengan komoditas petenya yang dikenal berkualitas.

Tak hanya makanan ringan, sejumlah produk herbal tradisional juga ikut meramaikan bazar tersebut. Dari Desa Dawuhan Wetan misalnya, ditampilkan aneka jamu tradisional seperti jamu beras kencur, jamu temulawak, dan jamu kunyit asam. Selain itu, desa tersebut juga menampilkan produk aksesoris hasil kerajinan warga.

Sementara itu, Desa Sidorejo memperkenalkan produk telur asin serta krim kacang yang menjadi salah satu olahan khas masyarakat setempat.

Vicke mengapresiasi kegiatan Pasar Ramadan yang secara rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu pelaku usaha lokal dalam memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini sangat membantu kami. Selain bisa menjual produk, kami juga dapat mengetahui berbagai produk unggulan dari desa-desa lain sekaligus mempromosikan produk UMKM dan IKM lokal kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan Pasar Ramadan ke depan dapat diselenggarakan dengan skala yang lebih besar sehingga semakin banyak produk unggulan desa yang dapat ditampilkan.
“Harapannya tahun depan bisa lebih maksimal lagi dan semua produk dari masing-masing desa, khususnya di Kecamatan Rowokangkung, bisa ditampilkan,” tambahnya.

Sementara itu, Marlingah selaku Ketua TP PKK Desa Rowokangkung juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan berbagai produk lokal yang dihasilkan oleh masyarakat desa. Menurutnya, keberadaan bazar seperti ini menjadi peluang penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk desa di pasar yang lebih luas.

Dengan hadirnya berbagai produk lokal di Pasar Ramadan Lumajang 2026, diharapkan potensi ekonomi desa semakin berkembang sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan selama bulan suci Ramadan.