Kepala Diskominfo Lumajang Dorong KIM Aktif Publikasikan Pembangunan Desa
- Nov 28, 2025
- Yanuar Dwi
KIM Desa Rowokangkung – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar acara Audiensi dan Sarasehan bersama Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Kabupaten Lumajang, Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja Pemkab Lumajang tersebut dihadiri oleh ratusan perwakilan KIM dari berbagai desa dan kecamatan, dengan tujuan memperkuat peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi publik dan publikasi pembangunan daerah.
Acara dimulai sejak pukul 13.30 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Lumajang, Mustaqim, yang sekaligus menyampaikan arah kebijakan Diskominfo dalam meningkatkan kolaborasi bersama jaringan informasi berbasis masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mustaqim memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus KIM yang telah hadir dan selama ini berkontribusi aktif dalam penyebaran informasi positif tentang desa maupun kabupaten.
“Terima kasih kepada seluruh anggota KIM se-Kabupaten Lumajang yang menyempatkan hadir pada kegiatan hari ini. Kami sangat menghargai kerja keras dan komitmen teman-teman dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutur Mustaqim di hadapan peserta audiensi.
Menurutnya, perkembangan era digital membuat arus informasi semakin cepat dan terbuka. Di satu sisi, hal ini menjadi peluang besar bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan program pembangunan, kebijakan publik, maupun capaian kinerja.
Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa munculnya informasi palsu (hoaks), provokasi, dan penyebaran isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, KIM diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang valid, akurat, dan berimbang.
“Keaktifan KIM di media sosial maupun website sangat kami harapkan. KIM adalah salah satu ujung tombak yang bisa menyampaikan informasi cepat, sekaligus menjadi penyaring agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar bohong,” tambahnya.
Selain menyoroti peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem informasi publik yang sehat, Mustaqim juga menegaskan bahwa keberadaan KIM harus memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Ia berharap agar setiap desa yang memiliki kegiatan, inovasi, ataupun proyek pembangunan dapat dipublikasikan secara luas melalui kanal informasi KIM.
“Kami berharap KIM dapat membantu mempublikasikan pembangunan yang ada di desa. Banyak capaian dan program yang sudah berjalan namun kurang diketahui masyarakat. Padahal, informasi pembangunan itu penting agar masyarakat ikut merasa memiliki dan memahami arah kebijakan pemerintah,” tegas Mustaqim.
Peran KIM Didorong Lebih Strategis
Dalam pemaparannya, Diskominfo menekankan bahwa keberadaan Komunitas Informasi Masyarakat bukan hanya sebatas kelompok penyebar berita, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dengan warga.
KIM diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat, menjawab kebutuhan informasi publik, serta membantu pemerintah desa dalam menyosialisasikan program prioritas.
Peserta audiensi tampak antusias dalam sesi diskusi. Sejumlah perwakilan KIM menyampaikan pandangan terkait kebutuhan peningkatan kapasitas, dukungan akses informasi, hingga tantangan dalam mengelola platform digital di tingkat desa. Beberapa di antaranya mengusulkan adanya sistem database konten bersama serta pembuatan forum komunikasi rutin.
Salah satu peserta dari Kecamatan Rowokangkung, Andri, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan momentum penting untuk memperkuat jaringan antar-KIM dalam satu kabupaten.
“Kami berharap kegiatan audiensi dan sarasehan seperti ini terus dilakukan secara berkala, karena membantu kami saling bertukar pengalaman, berkolaborasi, dan mencari solusi bersama untuk memperkuat peran KIM di desa,” ujarnya.
Harapan Besar untuk KIM ke Depan
Mustaqim kembali menegaskan bahwa Pemkab Lumajang membuka ruang seluas-luasnya bagi KIM untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang konstruktif, edukatif, dan bermanfaat.
“KIM adalah mitra strategis pemerintah. Kolaborasi ini harus terus dikuatkan. Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan masyarakat, termasuk KIM yang selama ini menjadi jembatan komunikasi di akar rumput,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota KIM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan literasi digital agar mampu bersaing dalam era informasi terbuka. Pemkab Lumajang, kata Mustaqim, berkomitmen menyediakan dukungan pelatihan, pendampingan teknis, serta pengembangan platform digital yang lebih maksimal.
Dengan terselenggaranya audiensi dan sarasehan ini, pemerintah berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam membangun Lumajang yang informatif, transparan, dan partisipatif.